Friday, January 30, 2009

Beranda

Apa kabar kawan-kawan, yang menyukai dan membenci tulisan-tulisanku. Hari-hari yang kita lalui ini melelahkan, ya? Capek rasanya menghadapi hidup ini, memang. Tidak hanya hitam putih tapi ada yang abu-abu, tidak hanya terang dan gelap ada juga yang remang-remang. Lantas dimana tempat yang kita pilih? Terserah kalian mau berada dibagian mana, Ok?
Salam Blogger!
Rizlan Effendi

Pintu Samping

Antara Malaysia, Rihanna dan Indonesia
Rihanna dan manajemennya mati kutu di Malaysia. Apa pasal? Penyanyi R&B berkulit hitam dari Amerika itu dilarang tampil dinegara 'Bumi Bertuah' itu bila berkeras menampilkan imej seksinya dihadapan publik. Akhirnya Rihanna mengalah dan berjanji tak akan memamerkan lekuk tubuh didepan fans melayunya itu, sesuai dengan anjuran Kementerian Warisan dan Kebudayaan Malaysia, agar Rihanna menutupi bagian bahu hingga kebatas lutut. Direncanakan Februari 2009 ini, Rihanna bakal menggelar konser di Malaysia.
Di Indonesia, Rihanna dijadwalkan manggung sekitar bulan November 2008 yang lalu. Dalam rencana dia akan transit di Singapura lalu terbang ke Jakarta dengan pesawat khusus yang disediakan oleh pelaksana konser dari Indonesia. Setelah selesai konser di Jakarta, Rihanna lalu kembali ke Singapura dan menginap disana dan tidak bermalam di Jakarta. Tapi rencana konser itu dibatalkan secara sepihak oleh Rihanna dan manajemennya dengan alasan keamanan. Tentu saja penyelenggara konser Rihanna di Indonesia urut dada, padahal tiket yang dilabeli jutaan rupiah itu sudah terjual habis.
Ah, ternyata dimata Rihanna negara besar dan berpengaruh di Asia Tenggara itu adalah Malaysia bukan Indonesia. Seorang Rihanna tidak berkutik dengan aturan tegas pemerintah Malaysia. Bagaimana dengan Indonesia? Disini Rihanna bebas tanpa ada pihak yang mendiktenya untuk tampil sopan sesuai norma ketimuran bahkan Indonesia terlalu 'well come' pada penyanyi berusia muda itu. Tapi apa balasannya? Dia malah menganggap sepele Indonesia karena menuduh negara ini tidak aman sehingga dia tidak mau menginap Di Jakarta tapi memilih Singapura untuk bermalam setelah melaksanakan konsernya di Jakarta. Namun hal itupun dibatalkan kemudian olehnya dengan alasan keamanan, padahal di Jakarta aman-aman saja.
Ah, seandainya dia hidup dijaman perbudakan dulu, tentu saja seorang Rihanna tak akan bersikap seangkuh sekarang. She forget about her history more than hundred years ago! Ha...ha...ha...

Sunday, January 25, 2009

Politrik

Obama Who Are You?
Don't Tell Me About Changes!
Belum genap sepekan dilantik, Obama sudah pidato kalau dia akan melindungi keamanan dan kepentingan Israel.Padahal siapapun orangnya yang masih berpikir waras,tahu betul kalau Israel adalah bangsa penjajah, menduduki tanah Palestina dengan semena-mena. Obama yang dipuja-puja seantero dunia karena kampanyenya 'Changes' membuat aku jadi cengengesan. Apanya yang berubah?
Orang berharap banyak pada Barack Obama - mengakui bahwa keluarganya juga banyak yang muslim - bakal merubah konstelasi perpolitikan dunia, khususnya diwilayah bergolak Palestina. Alih-alih menengahi peperangan dan mendorong terjadinya perdamaian, malah Presiden Amerika berkulit hitam pertama itu telah menunjukkan 'belangnya' kalau dia juga tak jauh beda dari pendahulunya yang pernah dilempar sepatu, George Walker Bush.
Obama dengan terang-terangan melindungi penjajah dan menyalahkan sipemilik tanah terjajah adalah teroris dan harus diawasi agar tak dapat memiliki senjata untuk melakukan perlawanan. Tidakkah itu satu pernyataan yang paling lucu sedunia?
Barry, jika anda ingin bersikap adil seharusnya Israel juga dilarang memiliki mesin perang dan bom white fosporus yang terlarang. Atau biarkan Hamas memperoleh senjata dan kita akan melihat siapa yang lebih heroik ditengah kecamuk perang 'The Holyland' Palestina.
One question for you, Barry.
"Sepatu sing nomer piro sampeyan njaluk? Sik, tak njikuk ning pasar sukarame. Made In As, lho?"
Ha...ha... ha...
"Send me letteh, Brotta!"

Jendela

Jews of Fuckin Shit!!!
Kalau orang marah biasanya memaki-maki. Itu sudah biasa, kan? Siapa yang tidak pernah memaki, ayo tunjuk tangan...

Secangkir Kopi

Do You Know
Israel is the Real Terrorist! Maling teriak maling, dia yang teroris nuduh orang lain yang teroris. Bang-bang tut raja kulang-kaling. Jahudi yang kentut nuduh orang lain. He...he..he..

Cuplikan

USA - Israel Axis of Evil

Wednesday, January 21, 2009

Kelakar

Boikot Produk Jahudi
Untuk melawan kekejaman zionist israel tidak perlu menggunakan senjata atau berperang. Cukup dengan memboikot produk kaum jahudi diseluruh dunia. Coca cola, colgate, palmolive, dunkin donuts, KFC, Mc. Donalds, motorola, General Motors. Lagipula harga mobil keluaran General Motors itu mahal, ya? Kita memang tidak sanggup membelinya. Kenapa orang jahudi itu banyak banget ya, ngambil untung?

Thursday, January 15, 2009

Cermin

Zionist Go to Hell!
Penjahat perang adalah para pemimpin zionist israel yang telah memblokade jalur Gaza selama bertahun-tahun. Lantas dengan alasan tembakan roket yang dilakukan pejuang Hamas ke wilayah pendudukan israel, maka pihak pemerinath zionist itu memborbardir wilayah jalur Gaza dengan bom kimia, meluluh -lantakkan kota Gaza, menutup semua perbatasan agar bantuan kemanusiaan tidak dapat masuk ke wilayah Gaza.

Mereka telah menyerang wilayah sipil yang terdiri dari kaum perempuan dan anak-anak yang seharusnya dilindungi. Bahkan militer israel menghancurkan sekolah milik PBB yang menampung para pengungsi, menembak supir truk pembawa bantuan kemanusiaan, menembaki petugas bulan sabit dan palang merah internasional. Militer israel telah dengan sengaja melanggar perjanjian Genewa.

Smell your mother fucker, jews!!!